kau dan onthel itu


di sesekali hari
melihatmu datang
dan, pulang.

sepeda onthel yang kau geret itu
di sesekali hari tiap kehadiranmu
kau naiki dan turun di halaman. Maupun,
saat kau seret keluar ruangan kala kau pulang;

;ada nuansa-nuansa erat melekat merekam
di sesekali di saat datang;
;dan, pulang
;onthel-mu menyelam di dasar,
sanubar.

di sesekali kedatangan;
; dan ketika lenyapmu di balik gedung-gedung
onthel itu masih hilir mudik. dalam-
dalam.
di dalam,
sanubar?

aduhai, apakah terkadang ada kehadiran yang tak hadir
terhadir?

kumohon, letakkan dulu onthel itu
dan izinkan beberapa helai waktumu
terbagi untuk-
ku.
Surabaya, Juli 2008

Komentar

Postingan Populer